7 Rekomendasi Curug Terindah di Cianjur yang Paling Hits

Curug atau air terjun adalah opsi wisata yang tepat ketika kamu menginginkan liburan yang sejuk dan menyegarkan. Percikan air curug dan pelukan udara dingin di sekitar akan melepas lelahmu. Terlebih, kejernihan air curug yang jatuh dari ketinggian mengundangmu untuk berenang atau membersihkan diri. Nah, sebagai daerah yang berada di dataran tinggi, Cianjur menawarkan banyak wisata curug yang begitu segar dan menenangkan.

Ingin melepas penat lewat kejernihan air yang jatuh dari ketinggian? Mari simak rekomendasi curug-curug di Cianjur berikut ini.

1. Curug Cibeureum

Curug Cibeureum, Cianjur (foto: instagram.com/dibyo_prabowo/)
LokasiJL. Cisarua Puncak KM. 10, Desa Cilember, Kec. Cisarua, Puncak, Cimacan, Kec. Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Cek di Google Maps)
Jam bukaSetiap hari, jam 06.00-18.00 WIB
Harga tiket masuk (HTM)Rp29.000,00
Rating objek wisataMisalnya, 4,7/5.0 – 2.287 ulasan Google

Curug Cibeureum adalah air terjun yang berlokasi di kaki gunung Gede Pangrango. Maka dari itu, tidak mengherankan apabila udara di Air Terjun Cibeureum sangat segar.

Air terjun dari Curug Cibeureum mengalir dari ketinggian hanya 40 meter. Namun, debit airnya cukup deras sehingga dingin airnya terpercik ke mana-mana. Ini menimbulkan nuansa sejuk bagi para wisatawan yang sedang berwisata di area tersebut.

Kawasan Air Terjun Cibeureum masuk ke dalam Kawasan Konservasi Gunung Gede Pangrango. Maka dari itu, untuk masuk ke sana, kamu harus mengantongi Surat Izin Memasuki Kawasan Konservasi. Harga yang dibanderol untuk mendapatkan surat itu adalah sekitar Rp29.000,00.

Air Terjun Cibeureum adalah salah satu pintu masuk menuju Gunung Gede Pangrango. Maka, sepanjang jalan, yang kamu temui adalah keindahan flora yang rimbun dan fauna seperti surili dan elang jawa. Di perjalanan masuk, kamu juga akan disambut oleh telaga yang warnanya bening. Meskipun menarik, berhati-hatilah saat akan berenang di sana karena airnya agak dalam.

Sampai di area curug, kamu akan disambut dengan derasnya kucuran air. Melalui berbatuan, air tersebut kemudian bermuara ke cekungan kolam. Di sana, kamu bisa berfoto, membasuh diri, mau pun berenang.

Secara umum, air terjun ini ramah anak. Namun, pada saat mendaki, anak-anak harus diperhatikan dengan sangat baik. Jalannya agak terjal dan licin. Begitu pula pada saat berenang. Pastikan kamu dan anak-anak memperhatikan batu-batuan yang licin dan tidak rata.

Tak jauh di area curug, terdapat dua air terjun lain yakni Curug Cikundul dan Cidendeng. Maka, tempat inilah yang wajib didatangi para pemburu curug!

Untuk kamu yang ingin mendaki gunung, persiapkan matang-matang semua barang bawaanmu. Kamu juga bisa mendirikan tenda di Bumi Perkemahan Cibodas yang tak jauh dari sana.

2. Curug Citambur

Curug Citambur, Cianjur (foto: instagram.com/dunialoka.id/)
LokasiKarangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Cek di Google Maps)
Jam bukaSetiap hari, 24 jam
Harga tiket masuk (HTM)Rp10.000,00
Rating objek wisataMisalnya, 4,5/5.0 – 1.203 ulasan Google

Dari sumber yang berada di puncak setinggi 130, air dingin itu mengalir. Percikan air dan udara dataran tinggi menimbulkan kabut-kabut putih yang terasa mistis.

Itulah pemandangan yang akan kamu temukan di Curug Citambur. Pesonanya begitu memanjakan mata. Ditambah lagi, air mengalir di area yang dikelilingi oleh daun-daun rimbun dan batuan yang berbukit-bukit.

Aksen batuan yang berundak menciptakan kesan estetik pada aliran air terjun. Apalagi, batu-batuan ini juga ditutupi oleh dedaunan. Kesannya menjadi seperti taman raksasa yang indah.

Selain keindahan alam, kelebihan Curug Citambur terletak di tempat-tempat istirahat yang dibangun. Terdapat beberapa spot selfie dan gazebo-gazebo.

Gazebo-gazebo tersebut berada tepat di hadapan air terjun. Sambil duduk, menyeruput segelas kopi atau teh, saksikan pemandangan air terjun di hadapanmu. Sesekali, suara burung berkicau bercampur dengan guyuran air.

Terdapat pula beberapa lokasi selfie misalnya seperti gerbang bata bertuliskan Curug Citambur dan rumah panggung. Lokasi-lokasi swafoto ini ideal karena berhadapan dengan air terjun.

Area camping di Curug Citambur adalah salah satu tempat camping di Cianjur favorit anak muda karena murah dan alamnya asri. Meskipun belum dikelola secara resmi, tetapi wisatawan boleh camping di sini. Lokasi camping berada di area kosong dekat deretan gazebo. Lokasinya cukup nyaman dan strategis untuk camping.

Sebelum berkemah, persiapkan baju tebal, makanan, air, tenda, dan selimut. Kendati warung di sekitar menyediakan makanan, tetapi tak semuanya buka 24 jam.

3. Curug Ngebul Cianjur Selatan

Curug Ngebul Cianjur Selatan (foto: instagram.com/indoflashlightjabar/)
LokasiBunijaya, Pagelaran, Cianjur, Jawa Barat (Cek di Google Maps)
Jam bukaSetiap hari, 08.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk (HTM)Rp10.000,00
Rating objek wisataMisalnya, 4,3/5.0 – 665 ulasan Google

Berada di ketinggian 1.000 mdpl, tak mengherankan apabila Curug Ngebul Cianjur Selatan memiliki udara yang sangat sejuk. Kesejukan ini pun disempurnakan dengan pemandangan air terjun yang jatuh dan membentuk asap ngebul. Ya, uraian air terjun yang deras di sekitar telaga memberikan kesan keberadaan uap-uap putih. Dari situlah istilah ngebul digunakan.

Air mengalir deras dari sumber yang tinggi, turun ke telaga yang dikelilingi oleh rimbun semak-semak dan pepohonan hijau. Di sekitar telaga, terdapat area dengan paving yang bisa digunakan untuk duduk-duduk atau berdiri mengambil foto. Area ini memang khusus dibuat guna mempermudah pengunjung saat berjalan, berfoto, atau saat akan berenang di area telaga.

Di area penampungan air, kamu bisa berenang atau pun bersantai dengan pelampung. Namun, tidak direkomendasikan untuk berenang atau bermain tepat di bawah air terjun karena debit airnya terlalu tinggi.

Curug ini secara umum mampu memuaskan pengunjung dengan keberadaan fasilitas seperti saung, toilet, dan area parkir. Meski begitu, jalan menuju ke sana cukup menantang. Kamu harus melewati hutan, jalan berbatu, dan jalan-jalan licin dan curam. Berhati-hatilah saat akan pergi ke sana.

4. Air Terjun Curug Ciismun Kebun Raya Cibodas

Air Terjun Curug Ciismun Kebun Raya Cibodas (foto: instagram.com/ervan_billydiansyah/)
LokasiSindangjaya, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat (Cek di Google Maps)
Jam bukaSetiap hari, 08.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk (HTM)Rp10.000,00
Rating objek wisataMisalnya, 4,4/5.0 – 563 ulasan Google

Biasanya, jalan masuk menuju ke wisata curug sulit dijangkau dan terjal. Namun, hal itu tidak berlaku pada Curug Ciismun. Masih berada di area wisata Kebun Raya Cibodas, akses masuknya mudah untuk dilalui.

Tempat masuk terbaik menuju Curug Ciismun adalah melalui pintu belakang Kebun Raya Cibodas. Dari sana, kamu akan menemui jalan trekking dari batuan yang tertata dengan rapi dan berundak. Untuk menuju ke area curug, kamu hanya perlu berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit.

Meskipun akses masuknya mudah, tetapi belum ada penjual makanan di lokasi utama. Maka dari itu, bawalah perbekalan secukupnya.

Pemandangan di area curug cukup cantik. Begitu banyak pepohonan tumbuh dan daun-daun yang menutupi berbatuan. Dengan air terjun yang turun dari ketinggian 25 meter, maka percikan air pun terasa bahkan hingga ke area di luar telaga.

Kolamnya lebar dan juga dangkal. Dengan kondisi seperti ini, kolam tersebut sangat ideal untuk berenang bahkan bagi anak-anak.

Selain dekat dengan Kebun Raya Cibodas yang ditumbuhi berbagai tanaman, curug ini juga dekat dengan Curug Cibogo. Jadi, sekali berwisata di Curug Ciismun, tiga objek terlampaui.

5. Air Terjun Panas

Air Terjun Panas, Cianjur (foto: instagram.com/xspheriksx/)
LokasiCimacan, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat (Cek di Google Maps)
Jam bukaSetiap hari, 08.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk (HTM)Rp18.500,00
Rating objek wisata4,7/5.0 – 355 ulasan Google

Jika kamu mencari air terjun untuk healing luar dalam, maka inilah tempatnya. Air terjun panas, sesuai namanya, menyajikan guyuran air hangat yang bisa kamu nikmati pada bagian telaganya.

Panas air ini murni, bersumber dari mata airnya. Berendam di telaga curug ini memang membuat tubuh menjadi rileks. Penat setelah mendaki jalur trekking pun hilang.

Harus diakui bahwa jalur menuju ke air terjun dari tempat parkir cukup menantang. Jalur trekkingnya, yang juga merupakan jalur ke Gunung Gede Pangrango, terjal dan licin. Pengunjung memang harus berhati-hati betul. Hal tersebut juga masih harus kamu lakukan pada saat kamu akan menuju ke area telaga. Jalur menuju ke sana licin dan curam. Terdapat sebuah tali pengaman, tetapi tak cukup aman karena dibuat hanya dari bahan tambang tipis.

Mengingat air terjun ini merupakan bagian dari pendakian Gede Pangrango, ada beberapa area yang kondusif untuk mempersiapkan diri. Salah satunya adalah area tempat parkir. Di sana, tersedia warung 24 jam, musala, toilet pria-wanita, dan juga area berkemah.

6. Curug Dengdeng

Curug Dengdeng (foto: instagram.com/harunarrasyid18/)
LokasiCikatomas, Tawang, Kec. Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Cek di Google Maps)
Jam bukaSetiap hari, 06.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk (HTM)Rp5.000,00
Rating objek wisata4,2/5.0 – 270 ulasan Google

Curug Dengdeng adalah satu dari sekian curug memesona yang terletak di kota hujan, Bogor. Lokasinya di atas bukit. Untuk itu, tak mengherankan jika udara di curug ini sangat dingin.

Curug Dengdeng sebetulnya belum secara resmi menjadi tempat wisata. Jadi, pengelolaan pun dilakukan oleh warga sekitar. Sebagai bentuk kontribusi, pengunjung wajib membayar Rp5.000,00 untuk masuk ke sana.

Keindahan Curug Dengdeng memang  tak perlu diragukan lagi. Namun, keindahan itu harus diupayakan matang-matang. Jalur menuju Curug Dengdeng kurang nyaman untuk dilewati. Bahkan, hanya mereka yang hobi trekking saja yang akan lebih familier dengan jalur tersebut.

Jalurnya cenderung licin, tidak rata, bahkan beberapa di antara jalan menuju ke sana memiliki kemiringan sampai dengan 90 derajat! Kamu harus super berhati-hati saat pergi ke sana. Terutama pada musim hujan, di mana jalan begitu becek.

Terdapat tali pegangan di area jalan menuju curug. Kamu harus berpegangan pada tali itu agar tidak terjerembap.

Kelelahanmu akan terbayang saat memasuki area sungai. Sungai ini menghubungkan jalur trekking dengan air terjun. Di sana, kakimu akan dimanjakan dengan aliran air sungai yang dingin dan bersih. Meskipun dangkal dan arusnya relatif bersahabat, kamu tetap harus berhati-hati. Dasar sungai ini terdiri atas berbatuan yang tidak rata. Jika tidak berhati-hati, kamu bisa terantuk dan terpeleset.

Kemudian, kamu akan menemui air terjun yang megah. Kemegahannya ini disebabkan oleh pelukan tebing-tebing di sekitarnya. Selain itu, air ini juga turun melalui undak-undakan menuju ke telaga.

Nah, telaga inilah yang menjadi lokasi favorit wisatawan. Telaganya dangkal, airnya hijau dan jernih. Berendam di sini serasa berendam di kolam kahyangan yang menyembuhkan.

Untuk kamu yang tidak berniat basah-basahan, nikmatilah pemandangan curug di “pulau-pulauan” yang terbuat dari proses sedimen berbatuan dan pasir.

7. Wisata Curug Ciastana

Wisata Curug Ciastana, Cianjur (foto: instagram.com/probowahyu15/)
LokasiWargasari, Sinar Muda, Bojongkasih, Kec. Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Cek di Google Maps)
Jam bukaSetiap hari, 09.00-16.00 WIB (kecuali weekend buka hingga 17.00 WIB)
Harga tiket masuk (HTM)Wisatawan lokal : Rp3.000,00
Wisatawan umum: Rp5.000,00
Rating objek wisata4,3/5.0 – 250 ulasan Google

Menurut kabar yang beredar, nama “ci” pada curug ini berarti air dan “astana” artinya makam. Namun, tenang saja. Curug ini tidak “mengerikan” seperti yang dibayangkan.

Istilah astana sendiri disematkan karena adanya pemakaman warga di sekitar curug. Jadi, tidak ada hal-hal aneh di area curug.

Untuk menuju ke Curug Ciastana, kamu harus melewati jalur trekking yang licin, belum diaspal, dan juga curam. Memang berbahaya terutama bagi pemula. Jaraknya pun sekitar 900 meter dari area kosong tempat parkir.

Maka dari itu, kamu harus berhati-hati. Kalau perlu, jika kamu pemula, pergilah bersama orang yang sudah terbiasa naik gunung dan trekking.

Keunikan curug ini terletak pada dua lapisan air terjun. Air terjun pertama mengalir dari ketinggian 50 meter. Air terjun kedua, mengalir dari penampungan air terjun pertama, dengan ketinggian 5 meter. Keunikan ini layak diabadikan dalam foto dan video.

Pengunjung biasanya berenang di telaga penampungan air terjun pendek. Aliran air mampu melepas segala lelah dan membersihkan segala debu bekas trekking. Beberapa wisatawan juga membawa pelampung untuk bersantai sambil mengambang di atas air.

Buat kamu yang mau ke sana, bawalah perbekalan yang cukup. Pasalnya, belum banyak pedagang makanan bahkan di area parkir. Selain itu, hindari pergi ke curug saat musim hujan.

Tak dapat dipungkiri bahwa kesegaran curug-curug di Cianjur dan sekitarnya begitu menggoda. Udara sejuk menyatu dengan kesegaran air, mengusir stres dan lelah yang kamu dapatkan karena beraktivitas saat weekdays. Buat kamu yang tertarik berlibur ke curug, siapkan stamina, perbekalan, dan tentu saja tetap berhati-hati mengingat jalan menuju curug biasanya selalu terjal dan menantang.

Leave a Reply